Uncategorized

Sekarkijang QRIS Run 5K Dorong Gaya Hidup Sehat dan Perkuat Ekonomi UMKM Lumajang

GORONTALO PUSARAN ONLINE-Sekitar 500 peserta meramaikan Sekarkijang QRIS Run 5K di Alun-Alun Lumajang, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (6/9/2026).

Bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), ajang tersebut tidak hanya mendorong aktivitas olahraga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dulur Sekarkijang X Road to Fesyar Samara tersebut turut dihadiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.

Bupati bersama jajaran Forkopimda melepas peserta lari sekaligus meninjau aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM di kawasan Alun-Alun Lumajang.

Kehadiran ratusan peserta dan masyarakat dalam kegiatan tersebut turut menciptakan peluang bagi pedagang untuk menawarkan makanan, minuman, dan berbagai produk kepada lebih banyak pengunjung.

Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menilai kegiatan olahraga di ruang publik dapat memberikan manfaat lebih luas apabila turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Olahraga ini sangat baik untuk kesehatan, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana kegiatan seperti ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” ujar Bunda Indah.

Usai melepas peserta, Bunda Indah bersama jajaran Forkopimda berkeliling kawasan Alun-Alun dan berbincang dengan sejumlah pelaku UMKM. Ia turut menanyakan aktivitas perdagangan serta perkembangan omzet pedagang selama CFD berlangsung.

“Ketika ada kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat seperti ini, tentu menjadi kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan tambahan omzet. Pemerintah akan terus mendorong agar kegiatan-kegiatan positif di ruang publik juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain menjadi sarana olahraga dan penggerak aktivitas ekonomi, Sekarkijang QRIS Run 5K turut memperkenalkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam transaksi.

Penggunaan QRIS memberikan alternatif pembayaran digital bagi masyarakat sekaligus mendorong pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan pola transaksi.

Bunda Indah berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga pemanfaatan ruang publik memberikan manfaat bagi kesehatan, interaksi sosial, maupun perekonomian masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan semakin banyak. Masyarakat sehat, UMKM bergerak, dan perekonomian Lumajang juga semakin tumbuh,” pungkasnya.***

Related Posts

1 of 2